News Update :
Home » » Pro Kontra Masalah Evolusi

Pro Kontra Masalah Evolusi

Sabtu, 09 Mei 2009 5/09/2009

Pro dan kontra tentang berbagai pendapat tentang masalah evolusi

1. Lamarck vs Weismann :
Weismann (biologiawan Jerman 1834-1912) menentang pendapat Lamarck mengenai diturunkannya sifat-sifat yang diperoleh.

Percobaannya : Dia mengawinkan 2 ekor tikus yang dipotong ekornya ternyata keturunannya tetap berekor panjang. Keadaan ini tetap berlangsung meskipun dilakukan sampai 20 generasi. 2. Lamarck vs Darwin :
Mereka berbeda pendapat mengenai "munculnya" jerapah berleher panjang.

Menurut Lamarck : semula jerapah berleher pendek karena makanan yang berupa daun makin berkurang maka dari generasi ke generasi leher jerapah semakin panjang untuk menjangkau daun yang semakin tinggi letaknya.

Menurut Darwin : dalam populasi jerapah ada yang berleher panjang dan berleher pendek. Dalam kompetisi mendapatkan makanan jerapah berleher panjang tetap bertahan hidup jerapah berleher pendek lenyap secara perlahan-lahan.

3. Spesiasi atau terjadinya spesies baru:
Ada pendapat spesies baru bisa terjadi dari spesies yang sudah ada karena interaksi antara faktor luar dan faktor dalam. Mekanismenya dapat dijelaskan dengan rumus :

F = G + L,

F = fenotip,
G = genotip,
L = lingkungan

maka bila F1 Þ F2 Þ F3 Þ F4 Þ F5 Þ .............. F12, dimana F12 mungkin sudah jauh berbeda dengan F1 sehingga F12 dapat dinyatakan sebagai spesies baru.

Terimakasih, sudah meluangkan waktunya untuk membaca artikel saya yang berjudul Pro Kontra Masalah Evolusi . Anda bisa menemukan artikel ini dengan url http://www.himabiofkipunpas.org/2009/05/pro-kontra-masalah-evolusi.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Pro Kontra Masalah Evolusi ini sangat bermanfaat bagi anda dan mungkin teman anda, tetapi jangan lupa untuk meletakkan link Pro Kontra Masalah Evolusi sebagai sumbernya. Jadilah warga negara yang ber-etika!
 

© Copyright HIMABIO FKIP UNPAS 2015 - 2016 | Design by Bidang Media | Published by The Best Site Designer | Powered by Universitas Pasundan.